NAMA : Salsabila Pahala
Fijannati
NPM : 19514959
KELAS : 3PA08
MATA KULIAH : Psikologi Manajemen
Pengertian Komunikasi
Sarah Trenholm dan Arthur Jensen
mendefinisikan komunikasi demikian : “Komunikasi adalah suatu proses di mana
sumber mentransmisikan pesan kepada penerima melalui beragam saluran.”
Everett M. Rogers dan Lawrence Kincaid
menyatakan bahwa komunikasi adalah suatu proses di mana dua orang atau lebih
membentuk atau melakukan pertukaran informasi antara satu sama lain, yang pada
gilirannya terjadi saling pengertian yang mendalam.
Jenis-jenis Komunikasi
Ada dua jenis komunikasi, yaitu:
1. Komunikasi
verbal
Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan
bahasa sebagai alat sehingga komunikasi verbal ini sama artinya dengan
komunikasi kebahasaan. Komunikasi kebahasaan dapat dijalin secara lisan dan
tulisan.
2. Komunikasi
non verbal
Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang tidak
menggunakan bahasa lisan maupun tulisan, tetapi menggunakan bahasa kial (bahasa
menggunakan gerak tangan/tubuh sebagai isyarat/lukisan suatu perbuatan, gerakan
tersebut mempunyai arti pesan dalam konteks komunikasi), bahasa gambar, dan
bahasa sikap. Komunikasi non verbal merupakan proses pemindahan pesan tanpa
menggunakan kata-kata.
Model Komunikasi
Lasswell
Model
komunikasi Lasswell merupakan ungkapan verbal berikut ini:
· Who
· Says what
· In which channel
· To whom
· With what effect?
Unsur sumber (who) mengundang pertanyaan mengenai pengendalian pesan. Unsur pesan
(says what) merupakan bahan untuk
analisis isi. Saluran komunikasi (in
which channel) menarik untuk mengkaji mengenai analisis media. Unsur penerima
(to whom) banyak digunakan untuk studi
analisis khalayak. Unsur pengaruh (with
what effect) berhubungan erat dengan kajian mengenai efek pesan pada
khalayak. Oleh karena itu, model Lasswell banyak diterapkan dalam komunikasi
massa.
Kiritk yang muncul terhadap model
Lasswell adalah terlalu menekankan pada pengaruh khalayak, yang terkadang
mengabaikan faktor umpan balik (feed back).
Umpan balik dari khalayak sangat penting bagi komunikator untuk mengetahui
apakah pesan memperoleh tanggapan positif, netral atau negatif.
DAFTAR PUSTAKA
Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Grasindo.
Uripni, Christina Lia. (2003). Komunikasi Kebidanan. Jakarta: EGC.